Selasa, 09 Juni 2015

Reungkan

Sebagai bahan bakar rumah tangga tradisional adalah kayu. Memasak dengan kayu memberikan akibat sampingan berupa pengotoran dapur dan peralatannya. Dapat dipastikan periuk dan belanga cepat sekali hitam. Kalo diletakkan disembarang tempat, maka menyebabkan tempat itu kotor pula. Untuk mengatasi hal ini maka sebagai lapik/alas bagi periuk dibuat reungkan.
Reungkan terbuat dari anyaman daun kelapa, rotan atau lidi. Daun kelapa untuk sebuah reungkan tidak boleh terlalu tua dan juga tidak boleh daun yang masih berupa janur. Dengan demikian reungkan dapat bertahan lebih lama dari pada memakai daun kelapa yang sudah tua. Reungkan termasuk alat dapur yang jarang diperjualbelikan. Ibu-ibu rumah tangga dapat dengan mudah membuatnya.
Sumber: Buku Peralatan Dapur Tradisional Aceh Depdikbud

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ulon tuan preh kritik ngoen nasihat jih. Maklum ulon tuan teungoh meuruno.